Anak Agung Yumas Sukmatika

Mengayun Langkah Menuju Profesi Dokter
Thursday, May 10th, 2012

yumas

Profesi dokter itu mulia, penuh sentuhan kemanusiaan. Di tangan dokter jutaan orang menaruh harapan sembuh dari sakitnya. Dokter mengabdi kapan saja, sepanjang waktu.Dan inilah yang membuat sahabat kita ini bercita-cita menjadi dokter. ”Supaya bisa membantu orang banyak,” ujar dara manis Anak Agung Yumas Sukmatika.

Siswi Kelas XI SMAN 1 Tampaksiring yang akrab disapa Yumas oleh teman-temannya ini lahir di Gianyar 4 April 1995 dari pasangan ayah Anak Agung Gede Mustika dan ibu Siti Ambarwati. Alumni SMP Negeri 1 Tampaksiring ini dikenal luwes, lugas, ramah dalam bergaul. Makanya warga Jalan Soekarno Tampak Siring ini memang dikenal punya banyak teman. Selain itu, ia juga punya segudang prestasi baik prestasi akademik maupun non akademik.

Prestasi akademik yang pernaih diraihnya antara lain juara umum 1 kelas X semester II tahun 2011 dan juara umum 1 kelas XI semester I tahun 2012. Yumas juga pernah tercatat sebagai juara umum kelas VII tahun 2007 waktu masih di SMPN 1 Tampaksiring. Prestasi akademik lainnya, Top 5 Karya Ilmiah remaja tingkat Provinsi Bali tahun 2012, Peserta Olimpiade Biologi tingkat Provinsi bali tahun 2011, peserta OSN Biologi tahun 2012. Yumas juga menyabet juara 1 Speech Contest tingkat provinsi Bali tahun 2010, juara harapan 1 Story telling tingkat provinsi Bali tahun 2010 dan juara 1 story telling tingkat kabupaten Gianyar tahun 2007 dan 2008.

Selain prestasi akademik, Yumas juga menggondol prestasi bidang non akademik seperti juara 1 Mewirama tingkat Kabupaten Gianyar tahun 2012, juara 2 Mewirama Tingkat Kabupaten Gianyar, Jegeg Gianyar 2011 dan Runner Up Jegeg Bali 2011. Saat ini Yumas juga aktif sebagai Ketua Forum Anak Daerah Gianyar.

Bagi Yumas bersekolah di SMAN 1 Tampaksiring sungguh menyenangkan. Apa yang membuatmu senang Yumas? Ia katakan, senang punya banyak teman baru, punya guru-guru yang akrab dan mudah berinteraksi dengan para siswa. Jadi para guru dengan para siswa seperti teman, akrab sekali. Jangan lupa pula, SMAN 1 Tampaksiring itu adalah sekolah Adi Wiyata.

Selama sekolah di SMAN 1 Tampaksiring Yumas sering mengikuti lomba dan disupport oleh sekolah. Tidak takut ketinggalan pelajaran? Dengan senyum Yumas katakan, kalau ketinggalan pelajaran ia pasti menanyakan pada gurunya. Dan meminta pelajaran tambahan dengan datang ke rumah gurunya.”Aku menyukai semua pelajaran,” ujarnya.

Demi mewujudkan cita-cita menjadi dokter, Yumas kini tekun belajar agar saat menghadapi ujian nasional tahun depan sudah siap. Yah, sedia payung sebelum hujan. Yumas mengikuti les mata pelajaran yang diujikan secara nasional. Soal ujian nasional, Yumas setuju tapi UN tak seratus persen menentukan kelulusan siswa karena menurutnya para guru yang lebih tahu keaktifan para siswa selama tiga tahun mengikuti pelajaran. ”Seandainya ada siswa yang sehari-harinya pintar dan aktif, tapi saat UN kondisinya sakit atau drop bisa saja nilai UNnya juga drop atau tidak lulus kan sayang juga. Persentasinya kelulusannya harus diseimbangkan antar nilai UN dengan sekolah,” ungkap Yumas.

Menurut Yumas banyak teman-teman yang malu mencoba untuk berprestasi, diminta untuk maju tapi minder. Makanya mental remaja-remaja harus lebih dilatih dan diperkuat. Selain itu banyak remaja juga yang telah meninggalkan budayanya. Contohnya di Pura dulu sering ada mawirama, mekidung, tapi sekarang sudah ditinggalkan. “Zaman sekarang remaja lebih sering ke mall, tidak ke tempat-tempat untuk pelestarian budaya,” pungkasnya.

Yumas mengaku sedih melihatnya. Maka sebagai ketua OSIS di SMAN 1 Tampaksiring, Yumas mempunyai program mekidung secara bergilir untuk setiap kelas di sekolahnya. Kegiatan ini dilakukan saat hari suci purnama tilem dengan tujuan pelestarian budaya warisan leluhur. Sedangkan latihan mawirama diberikan dari extrakurikuler di sekolah.

Dari sederet aktivitasmu, mana yang paling menyenangkan? Yumas menjawab, dari sekian kegiatan dan lomba yang diikuti, yang paling berkesan adalah Jegeg Bagus. “Karena membawa nama daerah dan tanggung jawab ke tingkat nasional serta mancanegara melalui pariwisata,” ungkap remaja yang punya hobi membaca dan berenang ini. Wooow, semangat terus Yumas, raih prestasi sebanyak mungkin!