Bali Gagal Pertahankan Gelar Terbaik Nasional

Thursday, June 5th, 2014
Siswa SMA Dwijendra menunggu detik-detik pengumuman UN
Ujian Nasional tahun 2013 lalu menempatkan Bali sebagai provinsi dengan tingkat kelulusan teratas secara nasional. Demikian juga siswa dengan nilai tertinggi serta sekolah terbaik juga dari Bali. Namun tahun 2014 ini Bali terpental dari peringkat pertama nasional.

UN Tahun 2014 ini menempatkan Ryan Aditya Moniaga dari SMAK Kanisius sebagai peraih nilai tertinggi yakni 58,05 untuk kelompok IPA dari sepuluh besar peraih nilai terbaik. Di urutan kedua Annisa Azalia Herwandani dari SMA Negeri 2 Bandung, dengan nilai 57,65 disusul Hashina Zulfa dari SMA Negeri 1 Yogyakarta di posisi 3 dengan nilai 57,65. Posisi 4 ditempati oleh Sulistia Fitriaty dari SMA Negeri 39 Jakarta dengan nilai 57,45, posisi 5 Fenita Adina Santoso dari SMA Negeri 1 Pekalongan Jawa Tengah, dengan nilai 57,35 dan di posisi 6 Felix Utama dari SMA Kristen 1 BPK Penabur Jakarta dengan nilai 57,30.

Bali berhasil menempatkan A.A. Istri Citra Larasati dari SMA Negeri 1 Denpasar di posisi 7 dengan nilai nilai 57,25. Posisi 8 Alief Moulana dari SMA Pribadi, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan nilai 57,20, posisi 9 Fitra Febrina dari SMA Negeri 1 Medan, Sumatera Utara, dengan nilai 57,20 dan posisi 10 Ranisa Larasati dari SMA Negeri 2 Bandung Jawa Barat dengan nilai 57,05. Jika dihitung dari 25 siswa peraih nilai terbaik maka Bali juga menempatkan I Kadek Dwiputra Diatmika dari SMAN 1 Denpasar di posisi 13 dengan nilai 56,90.

Untuk kelompok Program IPS peringkat pertama diraih oleh Nur Afifah Widyaningrum dari SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan nilai 55,85, posisi 2 Rikko Sajjad Nuir dari SMA Negeri 8 Yogyakarta dengan nilai 55,70, posisi 3 Afdhal Nur Muhammad Daulay dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan Sumatera Utara dengan nilai 55,50. Posisi 4 ditempati Fauzan Alfiansyah Hasibuan dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan Sumatera Utara dengan nilai 55,40 dan posisi 5 Clara Feliciani Sesiawan dari SMA Santa Ursula BSD Banten dengan nilai 55,35.

Bali menempatkan Utami Ratnasari dari SMA Negeri 4 Denpasar di posisi 6 dengan nilai 55,25 sedangkan di posisi 7 adalah Aprillia Dwi Harrjanti dari SMA Negeri 1 Kudus Jawa Tengah dengan nilai 55,05. Posisi 8 ditempati Dinda Dea Pramaputri dari SMA Negeri 70 Jakarta dengan nilai 54,95, posisi 9 Margaretha Silia Kurnia Herin dari SMA Negeri 1 Depok Jawa Barat dengan nilai 54,95 dan di posisi 10 ditempati Naruti Afifah dari SMA Negeri 3 Surakarta Jawa Tengah dengan nilai 54,95. Jadi untuk 10 besar maupun 25 besar kelompok Program IPS Bali hanya menempatkan satu orang saja atas nama Utami Ratnasari.

Seperti diketahui tahun 2013 lalu Bali mendominasi perolehan nilai 10 besar nasional. Peringkat pertama ditempati Ni Kadek Vani dari SMAN 4 Denpasar dengan nilai rata-rata 9,87. Posisi keempat ditempati Made Hyang Wikananda dan posisi kelima Luh Putu Lindayani juga dari SMAN 4 Denpasar dengan nilai rata-rata 9,76. Posisi kedelapan juga ditempati siswa SMAN 4 Denpasar Putu Siska Apriliyani dengan nilai rata-rata 9,75 dan peringkat keduabelas juga ditempati siswa SMAN 4 Denpasar atas nama Putu Indri Widiani dengan nilai rata-rata 9,73. Sayang SMAN 4 Denpasar gagal mengukir kembali prestasi spektakuler tersebut di UN 2014 ini. SMAN 4 Denpasar gagal menempatkan siswanya di 25 besar nasional Program IPA. Namun SMAN 4 Denpasar berhasil menempatkan siswanya atas nama Utami Ratnasari dari Program IPS di peringkat ke-4 nasional dari 25 siswa dengan nilai rata-rata 55,25. Nah, ada apa dengan SMAN 4 Denpasar?