Bidik Misi

Telah Dibuka Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2014
Thursday, February 27th, 2014
Kendala ekonomi sepertinya bukan lagi menjadi alasan untuk menghambat studi ke jenjang lebih tinggi. Tahun ini, 60 ribu kursi beasiswa Bidik Misi 2014 disediakan pemerintah melalui Kemendikbud. Alokasi tersebut disebar ke sejumlah PTN/PTS yang ada di tanah air. Bagi lulusan SLTA/sederajat tahun 2013 atau yang akan lulus 2014, pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 sudah dibuka.
Beasiswa ini ditujukan bagi siswa berprestasi, tapi terkendala faktor ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak digulirkan 2010 lalu, ada ratusan ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi bagi pendaftar beasiswa Bidik Misi yaitu :
Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2014
Lulusan tahun 2013 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiiwa baru di masing-masing perguruan tinggi.
Usia paling tinggi 21 tahun
Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut :
Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya.
Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
Berpotensi akademik, yaitu direkomen­dasikan sekolah
Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan :
PTN dengan pilihan seleksi masuk :
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBNMTPN)
Seleksi Mandiri di 1 (satu) PTN
PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS
Pendaftaran :
Pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 dilakukan secara online. Ada beberapa alur yang harus ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Mengacu pada pedoman yang ada, sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah. biasanya butuh waktu 1 X 24 Jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah kamu sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta kode akses yang telah diperoleh.
Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa di laman tersebut. Siswa yang telah direkomendasikan oleh sekolah akan diberikan nomor pendaftaran dan kode akses. Tahapan ini dilakukan oleh pihak sekolah.
Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan digunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman : http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan lalu selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.
Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi 2014, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui :
SNMPTN melalui http://snmptn.ac.id
SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
Seleksi mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN
Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk :
Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidik Misi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
Surat keterangan lulus dari kepala sekolah
Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir Kepala Sekolah
Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah
Surat keterangan penghasilan orang tua/wali atau surat keterangan tidak mampu
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi rekening listrik bulan terakhir atau bukti pembayaran PBB dari orangtua/wali
Selanjutnya PTN/PTS melakukan tahap seleksi pendaftar dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi kemudian diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
Pendanaan :
Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III.
Beasiswa yang diperoleh, diantaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri pada salah satu PT. Kemudian bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi. Lalu diberikan bantuan biaya hidup sekurang-kurangnya Rp600.000,00 per bulan sesuai besaran yang ditentukan oleh perguruan tinggi serta biaya kedatangan saat pertama kali tiba dari tempat asal menuju perguruan tinggi. v srl