Bintang Prayascita Widya Ningrum

Kaum Muda, Bangkit dan Jadilah Pejuang
Tuesday, May 7th, 2013
BINTANG

Tanggal 20 Mei 2013, merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kaum muda pada 106 tahun lalu atau pada 20 Mei 1908 tampil dengan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul.

Berdirinya Boedi Oetomo tanggal 20 Mei 1908 merupakan titik awal bangkitnya kesadaran nasional. Dari Boedi Oetomo ini, lahirlan Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928. Kaum muda benar-benar bangkit untuk memperjuangkan kemerdekaan RI. Lalu bagaimana kita sekarang? Apa yang harus kita perjuangkan saat ini?

Berikut ini pendapat salah seorang remaja yang baru saja berhasil meraih prestasi terpilih sebagai peserta Paskibraka Nasional Predikat Utama Putri Bintang Prayascita Widya Ningrum, siswi Kelas X SMA Negeri 1 Kediri Tabanan. Gadis kelahiran Denpasar 20 Maret 1997 dari pasangan I Gede Ngr Arya Aribawa,SE dan Ni Wayan Yuliati,SE ini mengatakan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi inspirasi bagi kaum muda masa kini untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi generasi yang harus akan prestasi.”Kita bisa bangkit seperti kaum muda dulu dengan cara dan situasi kita saat ini, untuk berprestasi mengharumkan nama keluarga, sekolah, bangsa dan Negara”, ujarnya kepada IMOB Educare, Rabu (1/5) lalu.

Kata dia, dengan terpilih sebagai wakil Bali di Paskibraka Nasional, maka dirinya akan semakin bangkit untuk membuka wawasan sehingga benar-benar menjadi kaum muda masa kini dengan jiwa nasionalisme Indonesia yang semakin kuat. Ia melihat, saat ini banyak remaja yang menyia-nyiakan waktu dan kesempatan, menganggap sekolah tak lagi penting dan merasa bangga kalau bisa melakukan hal-hal yang negatif.”Harkitnas harus memotivasi diri kita agar maju dan berkembang hingga menjadi pembangunan bangsa di masa depan. Kita ini generasi emas, harapan bangsa di masa datang”, ujarnya.

Dikatakannya, sebagai generasi penerus yang akan membangun negeri zamrud khatulistiwa ini, sudah sepantasnya pemuda Indonesia mengenal dan mencintai negaranya. Kini kaum muda cenderung senang untuk mencela keburukan negerinya sendiri terutama di daerah perkotaan yang sudah modern.Pada hal, baik atau buruk, ini negeri kita, dan jangan biarkan orang lain mencelanya.”Bagaimana orang lain mau menghormati bangsa kita, kalau kita sendiri tak menghormatinya?”, ujarnya lagi.

Seperti diketahui Bintang Prayascita Widya Ningrum terpilih sebagai peserta Paskibraka predikat utama putrid bersama dengan I Gusti Komang Arya Baskhara Udayana Putra, siswa SMAN 2 Negara Jembrana pada seleksi yang dilakukan tim juri yang diketuai Lettu Kav. I Ketut Darmawan.

Jika para pemuda lebih mencintai bangsanya maka tentu saja semakin lebih berkobar pula semangat membangun bangsa. Hingga suatu hari nanti, Bangsa Indonesia benar-benar keluar dari keterpurukan dari segala bidang.Hari kebangkitan nasional adalah hari yang membawa perubahan bagi bangsa Indonesia, makanya harus selalu diingat bahkan harus dirayakan secara besar-besaran dengan berbagai kegiatan yang positif. Demikian pendapat Dayana, salah satu siswi sebuah sekolah kejuruan di Denpasar.

Menurut Gung Kris, yang juga salah seorang siswa SMK di Denpasar, para pemuda sekarang harus bangkit dan menjunjung masa depan demi Negara tercinta.Jangan biarkan satu titikpun rasa cinta Indonesia mengalir sia-sia dari jiwa dan raga sebagai orang Indonesia.Sedangkan Leni, juga seorang siswi SMK di Denpasar berpendapat, hari kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi bagi semua anak muda Indonesia, bangkit untuk mengubah cara hidup dan berperilaku.