History in Art Competition

Semangat Jas Merah
Wednesday, February 26th, 2014
Bung Karno adalah sosok proklamator bangsa Indonesia yang tampil ke depan sebagai motivator pemuda bangsa. Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncang dunia. Bung Karno memaknai pemuda sebagai generasi pemegang arah bangsa. Slogan Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah sebagai slogan khas Presiden Pertama RI dapat memberikan gambaran sejarah bangsa Indonesia yang penuh perjuangan.

Pesan-pesan Bung Karno sang Inspirator bangsa telah direalisasikan dalam acara “History in Art and Competition”. Pihak Penyelenggara sendiri adalah program studi Ilmu Sejarah Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana yang terus menggali sejarah bangsa sebagai historia vitae magestra (Sejarah adalah guru kehidupan)
Termasuk dalam agenda acara adalah lomba cerdas-cermat tingkat SMA se-Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan). Acara yang diadakan pada Sabtu, 7 Desember 2013 itu mendapat sambutan antusias dari siswa SMA yang menjadi peserta lomba. Mulanya para peserta dibagi menjadi 2 kelompok besar untuk mengikuti babak penyisihan yang terdiri dari 3 babak. Dalam babak penyisihan akan dipilih 3 tim yang dengan nilai tertinggi untuk mengikuti babak final. Babak final diikuti oleh SMA N 3 Denpasar, SMA Dharma Praja Badung, dan SMA Budi Utama.

Dengan disaksikan seluruh civitas akademika prodi sejarah dan para suporter dari masing-masing tim, ketiga tim bersaing memperebutkan juara. Dan hasilnya tim utusan dari SMA N 3 Denpasar dinobatkan sebagi juara 1, mengungguli SMA Dharma Praja Badung sebagai juara 2, dan SMA Budi Utama sebagai juara 3.

“Melalui lomba cerdas cermat tingkat SMA ini diharapkan para siswa SMA akan lebih mengenal sejarah bangsa dan membuka pandangan mereka bahwa sejarah itu tidak melulu menghafal tahun, tapi juga belajar menganalisa kejadian yang sudah terjadi. Intinya belajar sejarah itu menyenangkan,” ungkap Dra. A. A. Ayu Rai Wahyuni, M.Si. ketua Prodi Ilmu Sejarah.

“Pemenang lomba ini tidak hanya mendapat piala, piagam, dan uang tunai, tapi juga akan mendapat beasiswa kalau mendaftar sebagai mahasiswa Prodi Sejarah nantinya,” ungkap Risbuhan selaku ketua panitia saat penganugrahan pemenang lomba. vsrl