Ingin Berhasil Raih Beasiswa

Monday, March 24th, 2014
fsfdsd

Beberapa pertanyaan bermunculan, menanyakan bagaimana cara mendapatkan beasiswa. Halaman ini memang lebih banyak diisi peluang dan info beasiswa terbaru. Kurang seru rasanya, hanya penawaran saja yang disuguhkan. Padahal, cara mendapatkannya juga jauh lebih penting.
Bagaimana sebetulnya beasiswa itu bisa diraih? Apa yang harus dipersiapkan dan seperti apa langkahnya. Beasiswa ibarat seperti lubuk yang masing-masing memiliki ikan yang berbeda. Cara mendapatkan beasiswa untuk satu jenis dengan jenis lainnya tidaklah selau persis. Terkadang perbedaannya mencolok. Sehingga STRATEGI yang diterapkan hendaknya juga berbeda.
Secara umum, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mensiasati setiap beasiswa. Tips ini sudah tidak asing, tapi bisa jadi disinilah masalahnya beasiswa itu tak kunjung diraih.

Kenali target sponsor
Kenali medan. Tampaknya ini juga berlaku bagi kamu yang ingin berburu beasiswa. Tidak ada cara yang ampuh mendapatkan beasiswa selain memahami dan mengikuti kemauan dari sponsor/donator beasiswa. Pelamar seperti apa yang mereka ingini. Apakah criteria itu ada pada dirimu atau setidaknya mendekati target yang dikehendaki oleh donator tersebut. Semakin kamu tahu calon penerima beasiswa yang diinginkan, semakin mudah mempersiapkan diri untuk membuka peluang menjadi pemenang.
Sebagai contoh : ada sebuah beasiswa yang mencari pelamar berbakat dengan prestasi akademik rata-rata. Sebutlah meminta IPK 3,5 atau lebih. Banyak pelamar menyanggupi persyaratan tersebut, tapidi sisi lain si donatur lebih mengutamakan bagi pelamar dari kawasan tertentu. Ini akan memberatkanmu jika nantinya harus bersaing.

Kuasai aturan main
Banyak yang gagal mendapatkan beasiswa justru karena tidak memahami aturan main. Mulai hal sepele yang dilanggar, hingga yang berakibat fatal. Kesalahan itu umumnya terjadi sebelum dan saat pengajuan aplikasi. Sebut saja misalnya, transkrip ijazah yang semestinya diterjemahkan, tapi tidak dilakukan. Lalu, pengiriman berkas yang melewati deadline, batas usia yang tidak sesuai, berkas tidak memenuhi persyaratan, dan masih banyak lagi.
Sebetulnya, yang tak kalah penting sebelum mendaftar ke salah satu beasiswa, bacalah dulu panduannya. Sejumlah sponsor umumnya telah memberikan arahan tersebut, baik yang disampaikan melalui laman situs, atau disediakan secara khusus dalam bentuk ebook. Intinya, menguasai aturan main akan memudahkan langkah berikutnya.

Buat aplikasi ampuh
Ini adalah tahapan terpenting dalam berkompetisi memperebutkan beasiswa. Menyiapkan aplikasi yang mumpuni. Selain kelengkapannya yang terpenuhi, aplikasi tersebut hendaknya juga ampuh membuka mata hati dan pikiran panelis. Tugas kamu adalah meyakinkan mereka bahwa kamulah sosok yang dicari dan pantas mendapatkan beasiswa tersebut.
Bagaimana membuatnya? Galilah kemampuan yang ada pada dirimu., lalu sertakan pada permohonan aplikasi yang akan dikirimkan. Ingat, untuk untuk menyiapkan aplikasi yang ampuh, rambu-rambunya adalah criteria dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing sponsor. Mengikuti saja sebetulnya, kamu sudah diberi lampu hijau. Tapi, bila mampu memberi lebih, nama kamu lebih besar peluangnya untuk terpampang di papan pengumuman. Jadi berilah yang terbaik, karena kita tidak akan tahu seberapa ketat kompetisi sedang berlangsung.

Ajukan tepat waktu
Bagaimanapun hebatnya aplikasi yang disiapkan, tapi kalau lewat deadline percuma. Sebisa mungkin kirimkan aplikasi jauh sebelum batas akhir pendaftaran. Ini akan memposisikan kamu di urutan atas, sehingga biasa diperiksa lebih awal oleh para panelis. Semakin di awal kamu mendaftar dan mengirimkan aplikasi, resiko berkas terlambat atau tercecer –bila dikirim melalui pos- juga semakin kecil.

Berdoa
Usaha sudah, tinggal berserah diri kepada Tuhan. Semoga beasiswa yang dicita-citakan bisa terkabulkan.