Kiat-Kiat Mengatasi Nyeri Saat Haid

Tuesday, April 3rd, 2012

Kiat-Kiat Mengatasi Nyeri Saat Haid

Oleh :

Ns. I Gusti Ayu Pramitaresthi, S.Kep

(Staf Perawat Klinik Remaja KISARA)

Dear Kisara….

Kenapa sich setiap “datang bulan” perut Gek terasa melilit dan nyeri buanget hingga susah bergerak?? Normal ya Kak!? Karena hampir setiap menstruasi pasti merasa nyeri dan sangat menganggu. Ada cara-cara untuk ngurangi rasa nyerinya?? Pernah Gex disuruh ama teman untuk minum jamu botolan setiap haid, tapi takut ketergantungan…., Makacie

Gek-An (+6181388xxxxxx)

Menstruasi ; Teman Lama Perempuan

 

sakit
Hampir sepanjang hidupnya, perempuan akan menghadapi berbagai masalah akibat datangnya sahabat lama, “Datang Bulan”. Menstruasi berarti pendarahan bulanan yang berasal dari pelepasan dinding rahim melalui vagina dan tanda perempuan sudah mengalami pubertas (pendewasaan). Lamanya pendarahan pada menstruasi rata-rata berlangsung antara 3-5 hari dengan siklus kemunculannya rata-rata 28±7 hari.

 

Normalnya haid tidak menyebabkan gangguan yang berlebihan, namun bagi sebagian perempuan masa menstruasi terkadang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari bahkan sangat menyiksa karena rasa sakit yang luar biasa disebut Dismenorrhea. Keluhan tidak nyaman itu juga bisa berlangsung beberapa hari sebelum perempuan mengalami menstruasi yang dikenal dengan istilah Pre-Menstrual Syndrome (PMS).

Problem Medis dan Psikologis Menstruasi

Umumnya yang banyak dirasakan perempuan ketika menstruasi berupa nyeri pada perut bagian bawah yang dapat menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai. Nyeri dirasakan hilang-timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi yang mencapai puncak dalam waktu 24 jam dan setelah dua hari akan menghilang. Pada beberapa kasus dijumpai sakit kepala, mual, susah buang air besar, dan sering buang air kecil.

Faktor-faktor penyebab termasuk perbedaan anatomi, kecenderungan genetik, efek lingkungan, dan stress juga dapat memainkan peran. Sekarang Dismenorrhea juga sering dianggap sebagai masalah psikologis atau sebagai bagian aspek keperempuanan yang tidak dapat dihindari, dan bukan semata-mata problem medis. Tidak mengherankan ada mitos di masyarakat, “jangan coba-coba mendekati perempuan yang lagi datang bulan, kalau tidak mau babak-belur”, yang mungkin hampir benar bahwa perempuan saat menstruasi menunjukkan ketidakstabilan emosi dan mudah marah, walaupun tetap mitos tersebut terkesan berlebihan.

Solusi Praktis Menghadapi Menstruasi

Berlatar-belakang pemaparan sebelumnya, maka Klinik KISARA akan berbagi beberapa solusi praktis guna menghadapi keluhan “tamu bulanan” perempuan yang berhasil disarikan dari banyak sumber pustaka.

Adapun kiat-kiat sederhana untuk menghadapi Dismenorrhea, antara lain meminum obat-obatan, seperti obat anti nyeri yang efektif jika mulai diminum dua hari sebelum menstruasi sampai hari I-II menstruasi. Untuk mengatasi mual dan muntah bisa diberikan obat anti mual-muntah, tetapi keluhan ini biasanya menghilang jika nyeri telah teratasi. Jika keluhan nyeri masih membandel dan mengganggu kegiatan sehari-hari, maka diberikan terapi pil kontrasepsi berdosis rendah yang bertujuan mencegah proses ovulasi (pelepasan sel telur) dan mengurangi pembentukan prostaglandin yang selanjutnya mengurangi rasa nyeri.

Terdapat alternatif-alternatif solusi simpel lainnya, seperti mengkonsumsi ramuan tradisional Indonesia yang berdasarkan pengalaman bisa menawar rasa sakit, misalnya jamu kunyit. Latihan yoga juga dipercaya dapat menghilangkan nyeri menstruasi dengan salah satunya peregangan kucing dengan posisi merangkak kemudian secara perlahan menaikkan punggung ke atas setinggi-tingginya. Gerakan yoga lainnya dengan cara mengangkat panggul dari berbaring dengan lutut tertekuk dan kemudian mengangkat panggul dan bokong.

Tambahan cara lainnya adalah aroma terapi, hipnoterapi, pemijatan dan lainnya yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Suhu panas dapat merelaksasikan otot dan mengurangi keluhan nyeri yang dapat dilakukan dengan kompres handuk hangat atau botol air hangat pada perut atau punggung bagian bawah ataupun mandi air hangat yang juga dapat membantu. Pada beberapa perempuan melalui olahraga dan tetap beraktifitas atau bekerja mampu mengurangi stress dan meningkatkan produksi Endorfine, hormon otak sebagai penawar alami rasa sakit. Selain secara empiris dengan istirahat dan relaksasi yang cukup, seperti mendengarkan musik klasik, membaca buku atau menonton film kesukaan juga dapat menolong.

Namun apabila keluhan Dismenorrhea maupun PMS dirasakan berat dan tidak mampu ditangani dengan tips-tips diatas, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke Dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan dan obat yang tepat. Akhirnya, Klinik KISARA menitipkan pesan singkat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup yang bijak. (Editorial oleh dr.Pramesemara)