Kurikulum 2013

Spektrum Keahlian SMK Diubah
Tuesday, March 5th, 2013
hamid
Jika kurikulum 2013 jadi diterapkan mulai tahun ajaran 2013/2014 atau pada Juli 2013 mendatang maka sudah dipastikan akan ada banyak perubahan yang mungkin membawa dampak bagi kegiatan belajar mengajar. Khusus bagi Sekolah Menengah Kejuruan salah satu perubahan akan terjadi pada Ujian Nasional dan Spektrum Keahlian. Bagi SMK Ujian Nasional akan dilaksanakan pada akhir Kelas XI sehingga saat Kelas XII siswa fokus memperdalam keahlian sesuai dengan kompetensi keahlian yang digelutinya.

Sekolah Menengah Kejuruan di Bali harus siap-siap menghadapi sejumlah perubahan. Untuk diketahui Sekolah Menengah Kejuruan di Bali tersebar di delapan kabupaten dan kota yang menyelenggarakan enam bidang studi, 40 program studi dan 121 kompetensi keahlian. Di Kabupaten Jembrana ada 9 SMK negeri dan swasta, Tabanan 13 SMK negeri dan swasta, Badung 19 SMK negeri dan swasta, Kota Denpasar 30 SMK negeri dan swasta, Gianyar 30 SMK negeri dan swasta, Klungkung 7 SMK negeri dan swasta, Bangli 12 SMK negeri dan swasta, Karangasem 10 SMK negeri dan swasta dan Buleleng 25 SMK negeri dan swasta.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad jika kurikulum 2013 diberlakukan pada Juni 2013 maka spectrum keahlian pendidikan SMK akan mengalami perubahan. Perubahan spektrum berkaitan dengan minat siswa pada program keahlian tertentu. Untuk itu akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui program keahlian apa saja yang menunjukkan adanya penurunan minat dari para siswa.

Dijelaskannya ada program keahlian yang peminatnya terus menunjukkan penurunan bahkan ada yang tak ada siswa yang memilih tetapi ada kompetensi baru yang muncul namun belum ada di sekolah. Jadi ada program keahlian peminatnya rendah tetapi ada juga yang akan dimunculkan program keahlian yang baru.

Dikatakan Hamid Muhammad saat ini enam bidang studi yang diterapkan di SMK adalah Teknologi dan Rekayasa, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kesehatan, Seni Kerajinan dan Pariwisata, Agrobisnis dan Teknologi serta Bisnis dan Manajemen. Meskipun ada bidang studi yang peminatnya menurun namun akan tetap dipertahankan oleh pemerintah dan sepenuhnya dibantu oleh pemerintah apapun kondisinya. Bidang studi yang peminatnya cenderung menurun adalah bidang pertanian, peternakan, perikanan dan kesehatan. Bidang studi ini akan dibackup dan menjadi program afirmasi. Program studi tersebut harus tetap ada dan tak boleh ditutup.

Salah satu permasalahan yang akan dihadapi oleh SMK jika diberlakukan kurikulum 2013 adalah tenaga guru atau tenaga pengajar. Saat ini jumlah guru produktif sangat kurang dibandingkan dengan jumlah guru normatif. Menurut Hamid Muhammad, pemerintah akan merekrut mahasiswa semester akhir untuk mengajar di SMK sehingga kekurangan tenaga pengajar bisa terpenuhi. Direncanakan tahun 2013 ada 1000 mahasiswa semester akhir yang akan mengajar di SMK.

Bagaimana dengan SMK di Bali? Apakah sudah siap dengan kurikulum baru 2013? Kirimkan komentar atau pendapatmu via SMS ke 5667 dengan cara ketik IMOBEDU<>SMK<>Komentar/ pendapatmu. Berlaku untuk pengguna telkomsel, tariff 1000+ppn/SMS.   gus

Program BIDIKSIMISI Disdikpora Provinsi Bali
Dorong Siswa tak Mampu Masuk SMK

bidikmisi
Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali pada tahun pelajaran 2013/2014 ini kembali menggulirkan program BIDIKSIMISI. Program Biaya Pendidikan untuk Siswa Miskin Berprestasi di Bidang Akademik (BIDIKSIMISI) ini bertujuan mendorong siswa tak mampu secara ekonomis namun berprestasi akademik untuk masuk ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Drs. A. A. Ngr. Gde Sujaya, M.Pd, tahun pelajaran 2013/2014 kuota BIDIK SIMISI Disdikpora Provinsi Bali bertambah dibandingkan dengan tahun pelajaran 2012/2013 lalu. Pada tahun pelajaran 2011/2012 dan tahun pelajaran 2012/2013 tercatat ada 100 siswa dari keluarga tak mampu yang diterima di SMKN 1 Denpasar dengan dukungan dana Rp 22 juta persiswa pertahun. Tahun pelajaran 2013/2014 ini sesuai dengan permintaan Gubernur Bali para siswa yang mendapat beasiswa BIDIKSIMISI tidak hanya bersekolah di SMKN 1 Denpasar tetapi di beberapa SMKN yang ditunjuk.

Adapun kuota siswa BIDIKSIMISI yang diterima di SMKN 1 Denpasar adalah 50 orang. Selain SMKN 1 Denpasar sekolah yang menerima siswa BIDIKSIMISI dengan kuota masing-masing 10 siswa adalah SMKN 3 Denpasar, SMKN Nusa Dua, SMKN 3 Tabanan, SMKN 1 Negara, SMKN 3 Singaraja, SMKN 1 Manggis Karangasem, SMKN 2 Bangli, SMKN 1 Tampaksiring dan SMKN 1 Klungkung. Dengan demikian untuk tahun ajaran 2013/2014 ada 140 tamatan SMP yang akan diterima di SMKN dan akan didukung dengan dana beasiswa sebesar Rp 3, 080 miliar.

Kadisdikpora Provinsi Bali Drs. A. A. Ngr. Gde Sujaya, M.Pd mengharapkan agar para kepala sekolah SMP bisa menginformasikan kepada para siswa dan memfasilitasi para siswa yang secara akademik mampu namun secara ekonomis tidak mampu untuk mengikuti seleksi program BIDIKSIMISI ini. Pendaftaran dimulai bulan Pebruari dan ditutup pada 31 Maret dengan memenuhi sejumlah persyaratan antara lain lulus SMP, termasuk kategori siswa dari keluarga tak mampu namun berprestasi secara akademik.

Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi adalah foto copy raport SMP dari semester 1 sampai dengan semester 5 (Kelas VII-IX) yang telah disahkan oleh kepala sekolah bersangkutan, foto copy kartu keluarga dan foto copy KTP orang tua atau wali, pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar. Selain itu foto copy rekening listrik, air atau bukti pembayaran sewa rumah tiga bulan terakhir, surat keterangan penghasilan orang tua, surat keterangan tidak mampu dari kepala lingkungan dan diketahui oleh Kepala Desa. Juga foto copy sertifikat, piagam penghargaan yang berkaitan dengan prestasi akademik siswa, mengisi biodata terlampir, menandatangani Surat Pernyataan bersedia mengembalikan dana apabila yang bersangkutan berhenti mengikuti program dan rekomendasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota.

Para calon siswa BIDIKSIMISI akan mengikuti ujian tertulis atau test potensi akademik (akan diumumkan nanti). Calon siswa yang memenuhi syarat nilai minimal TPA akan dilakukan kunjungan rumah oleh tim seleksi program. Pengumuman hasil PPDB akan dilaksananakan serentak bagi semua SMK pelaksana program BIDIKSIMISI. Pengumuman dapat dilihat di SMK pelaksana program, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali.  Gus/Man