Luh Ade Gina Andriyani

Bangga dengan Budaya Sendiri
Wednesday, November 13th, 2013
Edisi35

Click to Read e-Magazine IMOB Educare


Segudang prestasi ditoreh oleh pemilik nama lengkap Luh Ade Gina Andriyani yang akrab disapa Gina ini. Remaja kelahiran Klungkung, 2 Januari 1996 dari pasangan ayah I Nyoman Budaya,S.Pd,M.Pd dan ibu Dra. Luh Gede Karyawati,M.Pd, kini tercatat sebagai salah satu siswi SMAN 1 Semarapura yang meraih banyak prestasi membanggakan. Dan prestasi paling anyar adalah dinobatkan sebagai Jegeg Klungkung 2013 yang mengantarkannya pula sebagai  Runner Up 5 Jegeg Bali 2013.
Dilihat dari daftar penghargaan yang pernah ditoreh sejak sekolah dasar sampai SMA ,kini Gina telah mengoleksi sekitar 30 penghargaan. Beberapa diantaranya bisa disebutkan, Juara II Lomba Pidato Pengembangan Minat Baca, Juara Harapan II Lomba Karya Tulis dalam rangka HUT Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang diselenggarakan Undiksha, Juara II Lomba Tari Sekar Cempaka Kategori Remaja, Juara II Lomba Tari Tenun tingkat SMP se-Bali dan Juara I Lomba Baca Puisi dalam rangka HUT SMAN 4 Denpasar.

Gina juga tercatat sebagai Duta Seni Pelajar Wakil Bali di Surabaya Jawa Timur, Juara I Lomba Pidato bahasa Indonesia Tingkat Provinsi Bali, Juara Harapan III Lomba Paduan Suara SD Tingkat Provinsi, Juara I Lomba Baca Pusi dalam rangka Hari Anak Nasional dan Juara I Lomba Pidato Bahasa Indonesia dalam rangka Festival Kompetensi dan Kreativitas. Gina juga tercatat sebagai peraih Juara I Lomba Sinopsis dalam rangka Festival Kompetensi dan Kreativitas, Juara Harapan I Lomba Membaca Ceritera Rakyat tingkat Provinsi, juara II Lomba Mesatua Bali dalam rangka Porseni, Juara III tari gabor dalam rangka PORSENI, Juara II Lomba lagu POP dalam rangka PORSENI, Juara I Siswa Berprestasi Putri, Penari Kreasi dalam Gong Kebyar Anak-Anak Duta Kabupaten Klungkung dan Peserta Lomba Tari Panji Semirang.

Selain itu Gina tercatat sebagai Peserta dalam Olimpiade Agama Hindu Se-Bali, Peserta dalam Lomba Karya Tulis Tingkat Kabupaten, Peserta dalam Lomba Debat Olimpiade Humaniora II dan Peserta dalam Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika. Ia juga tercatat sebagai Peserta Lomba Karya Ilmiah Remaja Bidang Teknologi, Peserta dalam acara Kompetensi Karya Tulis Ilmiah dalam rangka Olimpiade Humaniora II, Peserta dalam rangka Penelitian Ilmiah Remaja Nasional, Peserta Festival Kompetensi Bahasa Indonesia (10 besar) Nasional.
Gina juga pernah menorah prestasi sebagai Juara I lomba tari Yudapati dalam rangka PORSENIJAR tahun 2012, Juara I lomba tari Cilinaya dalam rangka PORSENIJAR tahun 2013 dan Peserta dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman Ideologi bagi siswa SLTA, Generasi Muda se-Bali.

Selain berprestasi, rupanya Gadis manis lulusan di SMPN 2 Semarapura gemar berorganisasi. Gina telah aktif di organisasi sejak SMP sebagai Sekretaris 2 dan Sekretaris Umum,  dan di SMAN 1 Semarapura Gina sebagai koordinator Bidang 2. Gina juga ikut dalam PIK R Dharma Yowana sebagai Koordinator Bidang Kegiatan. Ditanya soal hoby, Gina mengaku hoby berat pada tarian dan suka mendengar musik, serta membaca. Jadi tidak heran jika Gina memiliki banyak prestasi di bidang seni tari. Dan melalui membaca, Gina berharap bisa memperluas wawasannya demi mempersiapkan diri menggapai cita-cita dokter.

Gina mengaku mulai senang menari sejak Taman kanak-kanak. Namun mulai pentas pada tahun 2006 di ajang Pesta Kesenian Bali. Sampai sekarang Gina masih menari. Selain Tari Bali Gina juga menyukai tari modern. Dengan menari Gina mengaku ikut mengambil bagian dalam melestarikan seni budaya Bali, selain itu juga memberikan penghasilan yang cukup menyenangkan. Gina juga menyalurkan hobinya dengan bergabung di Cheers sekolah. Soal kecintaan pada sekolah jangan dibilang lagi. Gina benar-benar merasakan sekolah sebagai kegiatan yang harus tetap diutamakan. Apalagi sekolah juga sangat mendukung segala kegiatan siswanya terutama dari segi pembekalan, support dan fasilitas.

Dari sederet pengalaman mengikuti lomba, Gina mengaku mendapatkan berbagai pengalaman yang berharga, bisa bertemu dengan teman-teman terbaik di Klungkung, di Bali, bahkan pernah ke tingkat nasional. Mendapatkan juga berbagai ilmu dengan para pembicara dan pemberi materi yang luar biasa. Salah satu tugas yang diembannya kini adalah sebagai Jegeg Klungkung 2013. Gina dituntut untuk lebih mengenal potensi Klungkung secara lebih mendalam lagi, dan berbagai support diterima oleh Gina. “Saat dinobatkan sebagai Jegeg Klungkung, saya sangat gembira mimpi saya dapat terwujud. Semoga saya dapat mengemban tugas setahun ke depan dengan baik,” ungkapnya.
Tentang remaja masa kini Gina berpendapat, remaja sekarang sebagian besar telah melupakan kebudayaan yang menjadi miliknya, warisan leluhurnya sendiri, khususnya di Bali. Banyak yang sudah terseret arus jaman, banyak kebudayaan asing yang datang dan membuat remaja lupa akan kebudayaan sendiri. Tapi ada juga yang masih mencintai kebudayaannya. “Semoga remaja bisa memilih dan memilah kebudayaan asing yang hadir saat ini tanpa meninggalkan kebudayaan sendiri,” himbaunya.

Apa pendapat Gina tentang hari guru? Menurut Gina, hari guru merupakan suatu moment yang sangat istimewa dimana para siswa dapat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada guru yang tidak mengenal lelah membimbing siswanya. “Guru yang membuat kita dari tidak bisa menjadi bisa, tidak tahu menjadi tahu. Tanpa ada guru, mungkin tidak akan ada dokter, insinyur, bahkan professor,” tutupnya.