Ni Kadek Desy Natalia

Berobsesi Bahagiakan Orangtua
Tuesday, December 6th, 2011
desi
Kita sangat sering mendengar pepatah ini, surga ada di telapak kaki ibu. Atau ada yang mengatakan cinta ibu sepanjang jalan, cinta anak sepanjang galah. Artinya, sosok  ibu  memang pantas dihormati, dicintai, dikasihi, terutama oleh anak-anaknya. Jadi wajar  kalau  anak-anak  punya obsesi, ingin membahagiakan orangtuanya.
Salah satu pemilik obsesi  untuk membahagiakan orang tua adalah Desy. Teman kita yang kali ini bertengger di cover depan tabloid kesayanganmu ini bernama lengkap Ni Kadek Desy Natalia. Mau tahu lebih dekat lagi dengan cewek cantik ini? Desy lahir di Denpasar pada 26 Desember 1993. Apakah  karena lahir  bulan Desember lalu  mendapat  nama manis Desy, ia  hanya senyum-senyum  simpul.
Tapi buah hati dari pasangan I Made Suenda dan Ni Made Mariani yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk Gang Sekuni No.12 Denpasar ini memang punya cita-cita menjadi orang yang sukses  lalu dengan kesuksesan itu ia mau membahagiakan orangtua, juga dengan kesuksesan ia pasti akan lebih berguna bagi orang lain. Cita-cita mulia, yang harus diperjuangkan terus sebab Desy kini baru duduk di Kelas XII Akutansi 1 SMKN 2 Denpasar. Berjuang untuk menggapai cita-cita, itu juga obsesi yang dibangun Desy Natalia.
Alumni SMP Dwijendra Denpasar ini mengaku memilih jenjang pendidikan sekolah kejuruan yakni di SMKN 2 Denpasar karena ia melihat ada masa depan yang dijanjikan oleh sekolah kejuruan. ”Sekolah di SMK membuat saya lebih dewasa dan sekolah kejuruan juga menjadikan saya lebih berorientasi ke masa depan untuk membuat hidup lebih baik,” ujar remaja yang pernah menjadi finalis Lomba Olimpiade Akutansi dan Pajak yang diselenggarakan Universitas Hindu Indonesia tahun 2011.
Masa depan memang ditentukan oleh dirinya sendiri. Dan itu pula yang membuat Desy lebih menekuni  bidang ilmu akutansi. Ia sungguh-sungguh menaruh hormat pada para ibu bapak gurunya di SMKN 2 Denpasar yang penuh semangat dalam mendidik para anak didiknya. Menurut Desy, para guru di SMKN 2 Denpasar memiliki kompetensi keahlian yang tak diragukan. ”Dengan kompetensi keahlian yang mereka miliki maka para guru selain mengajar juga menjadi spirit bagi para siswa untuk  rajin belajar dan berprestasi,” ujar Desy kagum.
Saat ini Desy sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Nasional pada April 2012. Meskipun Ujian Nasional masih pro dan kontra namun bagi Finalis Lomba Olimpiade Akuntasi yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang tahun 2011 ini, ujian akhir nasional masih perlu diselenggarakan sebagai barometer untuk mengukur sejauh mana penguasaan ilmu yang didapat selama belajar di sekolah. ”Saya berharap, nilai ujian jangan dijadikan satu-satunya penentu kelulusan tetapi juga nilai ujian sekolah serta prestasi akademik yang dicapai para siswa,” ujarnya.
Ketika ditanya pendapatnya tentang identitas dan jati diri kaum remaja masa kini, Desy Natalia mengatakan kaum remaja masa kini kurang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi masa depan. Banyak remaja berpikir, yang penting hari ini, esok urusan esok, masa depan urusan masa depan. ”Banyak remaja yang menyalahgunakan kebebasan yang diberikan orangtua dengan melakukan hal-hal yang tidak berguna baginya dalam menata masa depan. Saya berharap, para remaja manfaatkan kesempatan untuk meraih prestasi, pasti berguna di masa depan kita,” ungkapnya.
Mengomentari Hari Ibu Nasional 22 Desember, Desy katakan, tanggal 22 Desember adalah momentum untuk membuat ibu tersenyum. Hari ibu dirayakan sekaligus mengingatkan bahwa ibu adalah orang yang paling berjasa dalam hidup kita. ”Mengapa saya katakan ibu sebagai seorang yang paling berjasa dalam hidup saya? Bayangkan saja ibu mengasuh kita, membesarkan, merawat dari sejak kita belum dilahirkan sampai  saat ini. Jadi ibu luar biasa, ” ungkap Desy.