Ni Luh Puteri Candra Dewi

Terima Kasih Guruku Pahlawanku
Tuesday, November 15th, 2011
candra
Ada dua hari penting pada bulan November  2011 ini  yang membuat  Puteri  tersentuh. Pertama, 10 November  yang dikenang  sebagai hari pahlawan  dan 25 November yang dikenang sebagai Hari Guru Nasional. Mengapa  dua  hari penting ini  sangat menyentuhmu Puteri?
Mata gadis  cantik kelahiran  Jakarta 31 Januari 1994  ini berkaca-kaca  saat ditanyakan apa kesannya  tentang  pahlawan yang gugur di medan laga untuk memperjuangkan  dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan pengabdian  para guru yang  digelar pahlawan tanpa tanda jasa itu?  Ni Luh Puteri Candra Dewi, siswi  kelas XII UPW SMKN 5 Denpasar mengaku  bergetar  bila mengenang  jasa para pahlawan  dan jasa para guru.”Pahlawan dan guru  adalah sama-sama  pahlawan bangsa yang  berjuang  dengan cara masing-masing, tapi  semuanya demi membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan”, ujar  buah  hati dari pasangan  Hartono Kurniadi dan Ni Ketut Artati yang tinggal di Jalan Tukad Jogading No.2B Denpasar ini.
Bagi Puteri, demikian sapaan  manja yang disandangnya, dalam  memperingati hari pahlawan hendaknya generasi penerus bangsa melakukan kegiatan yang  mencerminkan semangat juang seperti melakukan upacara bendera, lomba-lomba yang  dapat meningkatkan  rasa patriotisme dan nasionalisme sebagai bangsa Indonesia.”Kaum muda bisa meneladani perjuangan para  pahlawan dengan  menjadi pahlawan masa kini, yakni melakukan kegiatan-kegiatan yang positif”, ujarnya  kepada Imobeducare.
Tentang  Hari Guru Nasional  25 November, Puteri  yang dikenal aktif  di berbagai  organisasi  seperti Osis dan Forum Osis  Kota Denpasar  serta organisasi kesiswaan lainnya  mengatakan, jasa guru  sangat  besar dan tiada taranya. Guru  adalah pahlawan  bangsa  yang berjuang  tiada henti  membebaskan  anak-anak  bangsa dari belenggu kebodohan.”Semoga guru-guru dapat meningkatkan etos kerja dan dapat membangkitkan semangat  generasi muda  sehingga tumbuh minat dan semangat dalam menimba ilmu untuk mengejar cita-cita. Sebagai  salah satu murid  aku  ucapkan, terimakasih Guruku, Pahlawanku”, ujarnya dengan mata berkaca.
Dan apa pandangan Puteri tentang kaum remaja masa kini?  Puteri  katakan, di era globalisasi saat ini  yang ditandai dengan perkembangan teknologi  bisa memberikan dampak  positif  maupun negatif. Teknologi  membawa manfaat  kalau dimanfaatkan dengan  baik namun  akan  sangat merusak moral  jika dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif.”Kaum remaja harus pandai-pandai memilih dan memilah mana yang baik dan  dapat dilakukan dan mana yang  buruk  dan dielahkan atau dijauhkan”, ujarnya.
Apa alasan Puteri memilih jalur pendidikan SMK?  Selain ingin  mempersiapkan diri  menjadi pengusaha  sukses, Puteri  mengatakan  dengan  memilih SMK, ia  mendapat kesempatan untuk menimba  ilmu  sekaligus ketrampilan dan keahlian.”Di SMK kita dibekali keahlian khusus sehingga setelah tamat  bisa langsung memiliki kesempatan masuk  dunia kerja. Kalau  aku, ingin kerja  sambil kuliah, makanya  aku pilih SMK  yang memperdalam pariwisata”, ujar gadis yang mengaku tak terganggu pelajarannya  meskipun  sibuk dalam berbagai aktivitas.
Ni Luh Puteri Candra Dewi yang bercita-cita  menjadi pengusaha sukses ini memiliki  segudang prestasi  baik akademik maupun non akademik. Di sekolahnya  ia meraih prestasi  juara umum saat kelas X, juara umum 3 saat kelas XI dan juara kelas saat kelas XII. Ia pernah  meraih prestasi  juara 1 lomba kompetensi siswa (LKS) bidang bahasa Indonesia  Kota Denpasar tahun 2009, juara 1 LKS  bidang  bahasa Indonesia Provinsi Bali tahun 2009, juara 2  LKS bidang bahasa Indonesia  tingkat  nasional  2010, juara 3 lomba pidato bahasa Bali  2007 dan  juara harapan 1 fashion show busana casual tahun 2006 silam.GUS