Ni Luh Putu Linda Octaviani

Menghargai Disiplin
Sunday, August 18th, 2013
linda32

Click to Read


Gadis bernama lengkap Ni Luh Putu Linda Octaviani ini bercita-cita menjadi bidan dan memiliki hobi menari, menyanyi dan traveling. Siswi Kelas XII Jurusan Keperawatan di SMK Kesehatan Maharishi Gianyar ini juga tercatat sebagai salah satu peserta Paskibraka Kabupaten Gianyar pada HUT Ke-67 Kemerdekaan RI tahun 2012 lalu.

Putri pasangan I Wayan Balik Sore dan Ni Wayan Hariani yang lahir 13 Oktober 1996 ini mengaku mengagumi kedua orangtuanya yang bekerja keras untuk membiayai pendidikannya. Gadis yang akrab disapa Linda ini mengaku ayahnya bekerja sebagai guide sedangkan ibunya karyawati di sebuah Villa di bilangan Gianyar.
Linda mengaku, setiap menyongsong HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus, maka kenangan yang tak terlupakan adalah turut tampil di acara puncak pengibaran bendera merah putih pada detik-detik proklamasi RI. Linda memang pernah bergabung dalam barisan Paskibraka Kabupaten Gianyar pada tahun 2012 lalu dan dirinya masuk dalam barisan 45.”Meskipun berada di barisan 45 namun aku bangga dan banyak pengalaman yang aku dapatkan. Soalnya, yang terpilih sebagai anggota Paskibraka harus mengikuti pendidikan dan pelatihan dan itu yang membuat aku menghargai disiplin,” ujarnya.
Gadis yang beralamat di Br. Tegal Guwang Sukawati Gianyar ini juga gemar mengikuti berbagai ajang lomba menari dan menoreh beberapa predikat juara. Tarian yang pernah diikutinya dalam lomba seperti tari penyambutan, tari panyembrahma, tari puspanjali dan tari tembang girang.

Linda mengaku mengikuti seleksi Paskibraka karena dipilih oleh dinas dan juga karena dorongan dari diri sendiri yakni ingin mendidik diri agar menjadi lebih disiplin. Untuk ikut di Paskibraka, menurut Linda, sesungguhnya tidak sulit karena dasar-dasarnya sudah didapat dari sekolah mulai dari Sekolah Dasar misalnya melalui Peraturan Baris Berbaris, Gerak jalan dan sebagainya.
Yang berkesan saat bergabung di Paskibraka adalah banyak teman dan semakin mengerti apa manfaat dari hidup disiplin. Di Paskibraka itu para peserta dilatih oleh polisi dan TNI yang dikenal sangat disiplin. Jadi anggota Paskibraka juga ditulari disiplin. Di Paskibraka juga anggota bisa semakin menghayati apa arti perjuangan para pahlawan bangsa, bagaimana memperlakukan bendera nasional, bagaimana menaikkan dan menurunkan bendera merah putih secara baik dan benar.
Bagi Linda, makna hari kemerdekaan selain sebagai peringatan bangsa ini bebas dari penjajahan, juga sebagai momentum atau waktu yang tepat untuk memupuk semangat nasionalisme, persatuan dan semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan prestasi.”Aku berterimakasih pada sekolah karena dukungan yang diberikan sehingga aku termotivasi, kuat dan tidak cepat menyerah,” ujar Linda.

Ditanya pendapat pribadi tentang remaja masa kini, Linda mengaku dari segi teknologi semuanya dapat diraih. Namun dari segi moral kaum remaja masih perlu pengawasan, bimbingan dari para guru dan orang tua. Hal ini karena pergaulan remaja masa kini tampak lebih terbuka dan bebas dan kalau tidak ada pengawasan bisa lepas kendali. Bravo ya Linda, maju terus dan teruslah berprestasi.