Ni Putu Risa Ristyana

Jegeg Duta Pariwisata & Budaya Bali 2012
Friday, July 13th, 2012
COVER 19
Cerdas, ramah dan cantik, itulah sosok gadis kelahiran Denpasar 22 Maret 1994 yang akrab disapa Risa. Berbagai prestasi telah diraih dan apa katanya tentang sederet prestasi tersebut?

Siswi SMA Negeri 1 Kuta Utara buah cinta dari pasangan ayah I Ketut Riana dan ibu Luh Kade Suparningsih ini memang boleh disebut remaja yang luar biasa. Soalnya, warga Banjar Berawa yang beralamat di Jalan Pantai Berawa alumni SMP Negeri 1 Kuta Utara ini ternyata memiliki sederet prestasi yang membanggakan dirinya, keluarga dan tentu saja sekolahnya.

Sejumlah prestasi itu bisa disebutkan antara lain Juara 3 Dharma Wacana Putri Porsenicam Kuta Utara tahun 2009, penari magis Porprov IX Bali 2009, dan Juara 2 Dharma Wacana tingkat SMA/SMK Putri PSP Badung 2010. Risa juga menyabet prestasi Juara 1 MC Berbahasa Bali Porsenicam Kuta Utara 2010 dan Juara 3 Dharma Wacana Remaja putri Utsawa Dharma Gita Kabupaten Badung 2010. Risa juga menyabet Juara 1 Lomba Busana Adat Bali modifikasi antar SMA/SMK Kabupaten Badung dan Kota Denpasar Pekan Kreativitas Mahasiswa Politeknik Negeri Bali 2010.

Masih soal prestasi, Risa juga tercatat meraih prestasi Juara 2 Dharma Wacana SMA/SMK Putri PSP Badung 2011, Juara 1 Lomba Busana Pengantin Modifikasi untuk Resepsi PKB XXXIII 2011, Juara 1 Jegeg Kuta Utara 2011, Juara 1 Mekekawin Bulan Bahasa Sakura 2011. Prestasi terbaru adalah Juara 1 Jegeg Badung 2012 dan Juara 1 Jegeg Duta Pariwisata Budaya Bali 2012.

Selain prestasi yang telah berhasil direngkuh, ternyata Risa punya bakat lainnya yakni presenter dan Master of Ceremony (MC). Bakat ini sudah ia wujudnya­takan dengan menjadi presenter TV dan MC di berbagai acara. Meski demikian, Risa justru membangun cita-cita menjadi abdi negara sebagai pegawai negeri sipil.
Ditanya tentang kesan selama mengenyam pendidikan di SMA Negeri Kuta Utara, Risa mengaku masa-masa di SMA memang sangat menyenangkan. Di SMA pula Risa memahami apa arti dari perjuangan meniti prestasi. Bahkan ia katakan, semua prestasinya tak lepas dari sentuhan tangan para gurunya.

Mengobrol dengan Risa memang menyenangkan. Banyak hal yang ia kemukakan misalnya soal ujian nasional perlu ditingkatkan dan tingkat kesulitan masing-masing bidang studi seharusnya dibuat lebih merata, serta tingkat kecurangannya ditekan. Tentang remaja masa kini Risa katakan sangat perlu bimbingan dan perhatian dari sekolah maupun keluarga sehingga mereka tak terjerumus ke hal-hal negatif. ”Karena jika generasi muda sampai menjadi tidak bermutu, maka tidak akan ada generasi yang pantas menjadi calon pemimpin,” ungkap Risa.

Terkait dengan Hari Anak Nasional yang akan diperingati tanggal 23 Juli Risa katakan pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kehidupan dan masa depan anak Indonesia. Anak-anak harus mendapat perhatian bahkan harus dipelihara negara khususnya yang fakir miskin dan terlantar. “Supaya anak-anak yang berprestasi namun secara material kurang mampu benar-benar mendapat dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Kepada sesama remaja Bali dan Indonesia umumnya, Risa membagi tips bagaimana merengkuh prestasi. Katanya untuk bisa berprestasi maka sangat penting untuk mengenali bakat diri. Jika bakat diri su­dah dikenal maka harus berusaha dan dikembangkan. ”Untuk meraih prestasi tentu saja harus kerja keras, tapi jangan lupa berdoa juga,” kata Risa.

Prestasi teranyar yang diraihnya adalah dinobatkan sebagai Jegeg Duta Pariwisata dan Budaya Bali 2012. Baginya ajang tersebut sangat menyenangkan, penuh perjuangan dan benar-benar kompetitif. Ia merasa mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang sangat bermanfaat. ”Dengan ajang Jegeg Bagus Duta Pariwisata Budaya Bali ini aku bisa dapat banyak ilmu, pengetahuan dan wawasan tentang pariwisata dan budaya Bali, ketram­pilan dan tentu saja teman,” ung­kap Risa.
Ungkapnya lagi, ajang Jegeg Bagus Duta Pariwisata Bali bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah asal, Provinsi Bali dan Indonesia. Dirinya tak menyangka bisa terpilih sebagai Jegeg Duta Pariwisata Budaya Bali. “Saya sangat tidak menyangka dan sangat terharu bisa menjadi seperti sekarang ini. Dan semua ini tentu karena usaha, doa, dan juga dukungan dari orang tua, para guru, dan teman-teman. Terimakasih untuk semuanya,” ungkap Risa tulus.ana/gus