Pelatihan Penulisan Bagi Jurnalis Muda

Saturday, June 7th, 2014
Para peserta pelatihan penulisan isu rokok mendengar penjelasan Ketua IATMI Bali I Made Kertaduana
Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bali menggelar workshop dan pelatihan penulisan isu rokok bagi jurnalis muda, Minggu (18/5) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Shanti Jalan Sudirman Denpasar ini diikuti oleh 30 siswa SMA dari seluruh Bali.

Workshop dan pelatihan penulisan isu rokok ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Tembakau Sedunia tanggal 31 Mei. Workshop menghadirkan narasumber Ketua IATMI Bali I Made Kertaduana,MPA yang membawakan materi “Remaja dan anak-anak adalah target industri rokok”, dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang membawakan materi “KTR, sejauh mana pemerintah dan masyarakat berperan”. Sedangkan pelatihan penulisan menghadirkan jurnalis dari AJI Bali yang memberikan materi “Teknik menulis berita” dan Bagja Hidayat dari Tempo yang membawakan materi “Menggali isu pengendalian tembakau”.

Para peserta berasal dari SMAN 1 Abiansemal yakni I Putu Chandra Guna Krisna dan I Gede Bayu Somantara, SMAN 1 Kuta Utara yakni Pandu Phala Sukma Dewanti, SMA PGRI 1 Denpasar yakni Ana Dwi Nuryanti, SMAN 5 Denpasar Ida Ayu Radinia AS, Ni Nyoman Ayulita Andayani dan Annisya Handini. Dari SMA Muhammadyah 1 Denpasar Anti Sofie Salamah, Nurtri Keviana dan Zahwa Nur Indah Liswandari, SMAN 6 Denpasar Ni Komang Ayu Wahyuni, SMAN 1 Tabanan Ni Putu Sri Pratiwi, SMAN 1 Denpasar I Gusti lanang Agung Kharisma W dan Made Nita Sintari, SMAN 8 Denpasar Ida Ayu Werdi Wistasari, SMAN 3 Denpasar Ni Pt Sri Utami Dewi dan Oktaria Asmarani, FAD Gianyar Kadek Dody Pranata, Luh Mery Wedayanti, I Wayan Dedi Putra, AA Istri Devi Wulandari dan Pande Pt Priyanthi D Negara dan SMA PGRI 2 Denpasar Ni Nyoman Tri Sukadani dan Ni Nyoman Tri Sukadani.

Menurut Sekretaris LPA Provinsi Bali Titik Suhariyati, perilaku merokok pada remaja umumnya semakin lama semakin meningkat sesuai dengan tahap perkembangannya yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas merokok. Dan celakanya rokok sering membuat remaja mengalami ketergantungan nikotin. Melalui pelatihan penulisan isu rokok bagi jurnalis muda diharapkan mereka sebagai generasi muda memiliki pemahaman lebih dini rokok dan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan melalui tulisan mereka ikut serta memperluas wawasan kepada banyak orang mengenai bahaya rokok terutama kepada teman-teman sebayanya.