Seminar KNPI Gianyar bersama Imob Educare

Pembentukan Karakter Pemuda Melalui Komunikasi dan Motivasi
Tuesday, November 15th, 2011
seminar
Pendidikan Karakter menjadi perhatian khusus akhir-akhir ini. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dan para asosiasi pemuda yang ada agar kedepan karakter generasi benar-benar dapat di handalkan untuk menopang karakter bangsa ini.  Pada hari Minggu, 16 oktober 2011 KNPI Gianyar memprakarsai seminar untuk paramuda Gianyar dengan tema “Pembentukan Karakter Pemuda Melalui Komunikasi dan Motivasi”.  KNPI mengundang tiga orang pembicara yakni  Ir.Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Bupati Gianyar), I Made Wilasa (wartawan senior) dan Ni Nyoman Tripitasih (Founder  Tabloid Imob Educare)
Imob Educare yang merupakan Tabloid pendidikan ikut peduli dengan Pendidikan Karakter, dalam seminar KNPI Gianyar, Tripitasih yang juga Pimpinan Umum Tabloid pendidikan ini membawakan materi dengan judul Berkomunikasi bijak dengan Teknologi, dengan menyoroti  Evolusi Mobile phone.
Para pelaku pendidikan masih pro dan kontra dengan kehadiran Teknologi, ada yang setuju ada juga yang tidak, bahkan melarang siswanya untuk bergaul dengan teknologi seperti  gadget, demikian Tripitasih memulai topiknya. Kita semua tahu bahwa dalam kehidupan ini segala sesuatu  adanya berpasangan dan serba biner, ibarat langit dan bumi, kanan dan kiri, baik dan buruk. Demikian juga kehadiran Teknonogi bagi kehidupan manusia dan anak muda khususnya, berpeluang untuk menjadikan anak muda semakin maju dengan positif bahkan  juga merosot negatif. Sebagai anak muda yang harus kreatif dan selalu semangat menjalani kehidupan di tuntut bukan hanya menggunakan fasilitas yang canggih dan mahal ini dengan positif tetapi  hendaknya mampu “twist” negatif menjadi  positif.  Teknologi adalah fasilitas semata, hendaknya kita dengan bijak menggunakannya untuk kemajuan, bukan sebaliknya merusak tatanan kehidupan kita, tandasnya.
seminar2
Di satu sisi dinamika perkembangan teknologi tak terbendung, yang tentunya juga menjanjikan peluang dan ancaman bagi kehidupan generasi ini. Di jaman global yang juga disebut era digital, peluang bisnis teknologi merupakan lahan tidur yang belom di garap. Era ini memberikan peluang kepada Digital Natives, yaitu anak remaja sekarang untuk menggarapnya agar mereka dapat mengais kehidupan dari metamorfosis teknologi ini.
Adalah tindakan bijak, jika anak-anak remaja dibiarkan bergaul dengan gadget namun tetap terawasi. Hal ini tentunya akan membukakan jembatan masa depan dibanding membuatkan tembok yang tinggi dengan mengisolasi, melarang dan menjauhkan mereka dari teknologi. Yang kemungkinan kelak akan membuat kehidupan mereka kesepian dan tidak tahu apa-apa. Teknologi sering dikemas dengan mahal, anak-anak memang harus diajarkan skala prioritas, dan menanamkan upaya positif untuk mengendalikan keinginan bila keadaan keuangan tidak menjangkau.