Sukses Digelar

UP Provinsi bali
Monday, March 24th, 2014
ujian

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terus melakukan persiapan menyukseskan Ujian Nasional tahun pelajaran 2013/2014. Salah satunya adalah dengan memantapkan para siswa secara akademis melalui Ujian Pemantapan (UP) yang digelar serentak di delapan kabupaten dan satu kota di wilayah Provinsi Bali. Penyelenggaraan UP di Bali berjalan sukses dan lancar.

Khusus untuk peserta ujian jenjang SMA, MA, SMALB dan SMK ujian pemantapan digelar serentak Senin 17 Pebruari sampai Rabu 19 Pebruari 2014. Ujian pemantapan yang dibiayai dengan dana APBD Provinsi Bali ini mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebagai penyelenggara Ujian Nasional tingkat provinsi maupun sebagai penyelenggara Ujian Pemantapan tingkat Provinsi Bali. Perhatian dimaksud antara lain dengan melakukan pemantauan di sejumlah sekolah yang langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dan jajarannya.

Sejumlah sekolah yang dipantau oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, SH,MM adalah SMAN 2 Denpasar, SMAN 5 Denpasar, SMKN 2 Denpasar dan sekolah lainnya di luar Kota Denpasar. Dalam melaksanakan pantauan ke sekolah-sekolah ini Kadisdikpora “perempuan” pertama di Bali ini didampingi oleh Kabid Jibang I Ketut Ariyadi Seputra,SE, Kabid Dikmen Drs. I Wayan Susila,M.Pd dan Kasi Monitoring dan Pelaporan Ni Wayan Rasmini, SE.

Pantauan di SMAN 2 Denpasar rombongan Disdikpora disambut oleh Kepala SMAN 2 Denpasar Drs. I Ketut Sunarta, M.Hum. Ia melaporkan, peserta UP di SMAN 2 Denpasar sebanyak 482 orang terdiri dari program IPA 324 orang dan IPS 158 orang siswa. Pantauan di SMAN 5 Denpasar rombongan Kadisdikpora diterima oleh kepala sekolah Drs. Nyoman Winata, M.Hum. Ia melaporkan Ujian Pemantapan di sekolahnya diikuti oleh 472 orang terdiri dari peserta program IPA 425 orang, IPS 37 orang dan IPB 10 orang. Tak lupa Nyoman Winata juga menginformasikan tentang prestasi yang diraih seperti predikat Sekolah Sobat Bumi (dulu sekolah wiyata) terbaik di Indonesia. Prestasi ini mendapat perhatian Pertamina yang membantu peralatan pengolahan buah maja menjadi minyak pengganti minyak tanah.

DI SMKN 2 Denpasar Kadisdikpora dan rombongan diterima oleh Kepala SMKN 2 Drs. I Wayan Sarjana, M.Pd. Kesempatan tersebut Sarjana melaporkan peserta Ujian Pemantapan di sekolahnya terdiri dari kelompok PAR 103 orang dan kelompok A&P 284 orang. Tak lupa Sarjana juga menginformasikan prestasi yang diraih sekolahnya antara lain juara kedua lomba akuntansi di Universitas Indonesia dan juara umum lomba yang sama di Politeknik Bali. Dengan prestasi yang telah ditoreh para siswa membuat para lulusan diincar oleh perusahaan.

Para kepala sekolah juga menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi dan meminta agar pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dapat memperhatikannya. Kadisdikpora TIA Kusuma Wardhani mengatakan menampung seluruh keluh kesah, masukan-masukan dan harapan-harapan untuk dikaji lebih lanjut. Kadisdikpora berharap agar sekolah terus memacu prestasi baik prestasi sekolah maupun prestasi siswa. Dan prestasi yang telah diraih itu agar dipublikasikan sehingga masyarakat bisa mengetahui karena mereka sangat berkepentingan. Kadisdikpora juga menyarankan agar sekolah membuat peraturan-peraturan sekolah yang disepakati bersama dengan Komite Sekolah sehingga semua pihak harus menaatinya. Kesepakatan tersebut harus disertai klausul pernyataan bahwa apabila suatu saat ada siswa yang tidak menaati kesepakatan bersama tersebut “dikeluarkan” dari sekolah.