TIA Kusuma Wardhani

Prosentase Kelulusan UN di Bali Menurun
Thursday, June 5th, 2014
TIA Kusuma Wardhani
Prosentase kelulusan UN 2014 untuk SMA/MA di Bali mengalami penurunan dibandingkan UN tahun 2013 lalu. Tahun 2014 ini prosentase kelulusan mencapai 99,70 persen atau turun 0,25 persen dibandingkan UN 2013 yang mencapai 99,95 persen. Demikian diungkapkan Kadisdikpora TIA Kusuma Wardhani dalam jumpa pers dengan awak media, Senin (19/5) lalu.

Kadisdikpora pada kesempatan jumpa pers yang berlangsung di Ruang Rapat Disdikpora didampingi Prof.Wijaya dari Unud dan Gede Alit Maryani dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali. Dijelaskan TIA Kusuma Wardhani UN tahun 2009/2010 sebanyak 25.565 siswa dan dinyatakan lulus 25.559 atau setara 99,98 persen sedangkan tidak lulus 6 orang atau setara 0,02 persen. Tahun 2010/2011 jumlah peserta 24.290 siswa, lulus 24.280 orang atau setara 99,96 persen dan tidak lulus 10 orang atau setara 0,04 persen. Tahun 2011/2012 jumlah peserta 25.198 siswa, lulus 25.172 atau setara 99,90 persen dan tidak lulus 26 orang atau setara 0,10 persen.

Dijelaskan Kadisdikpora Bali, untuk UN SMA/MA tahun 2014 ini terdapat tiga kabupaten/kota yang tingkat kelulusannya 100 persen yakni Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung. Siswa tidak lulus terbanyak di Kabupaten Buleleng dan Karangasem. Di Kota Denpasar peserta UN 5.947siswa, Gianyar 2.492 siswa dan Badung 3.365 siswa semuanya lulus 100 persen. Kabupaten Bangli peserta 1.020 lulus 1.014 atau setara 99,94 persen, tidak lulus 6 orang atau setara 0,59 persen. Kabupaten Klungkung peserta 1.780 siswa, lulus 1.779 siswa atau setara 99,94 persen, tidak lulus 1 orang atau setara 0,06 persen.

Kabupaten Karangasem peserta 2.713 siswa, dinyatakan lulus 2.699 orang atau 99,48 persen sedangkan tidak lulus 14 orang atau 0,52 persen. Di Kabupaten Buleleng jumlah peserta 4.447 siswa yang lulus 4.393 siswa atau 98,79 persen dan yang tidak lulus mencapai 54 orang atau 1,21 persen. Kabupaten Jembrana peserta 2.257 siswa lulus 2.256 siswa atau 99,96 persen dan tidak lulus 1 orang atau 0,04 persen sedangkan Tabanan peserta 2.403 siswa lulus 2.401 atau 99,92 persen dan tidak lulus 2 siswa atau 0,08 persen. Untuk provinsi Bali peserta ujian 26.424 siswa lulus 26.346 atau 99,70 persen, tidak lulus 78 orang atau 0,30 persen.

Menurut Kadisdikpora TIA Kusuma Wardhani secara nasional tingkat kelulusan di Bali lebih tinggi. Pada UN 2014 ini prosentase kelulusan secara nasional SMA/MA adalah 99.52 persen sedangkan tingkat kelulusan SMA/MA di Bali adalah 99,70 persen. Demikian pula dengan SMK/MAK tingkat kelulusan pada UN 2014 untuk Bali mencapai 99,96 persen sedangkan nasional 99,90 persen.

Meski demikian Disdikpora juga prihatin karena jumlah siswa yang tidak lulus pada UN 2014 ini cukup tinggi yakni 78 orang. Terbanyak adalah di Buleleng yang mencapai 54 orang dan Karangasem 14 orang serta Bangli 6 orang. Dikatakan TIA Kusuma Wardhani pihaknya akan segera melakukan evaluasi dengan melibatkan dinas dan instansi terkait untuk mengetahui apa penyebab banyak siswa yang tidak lulus tersebut.